Selasa, 30 Juni 2015

Kejanggalan Pada Bus PSSI

Ok gan, berjumpa lagi dengan saya. Kali ini saya akan membahas tentang bus baru PSSI (Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia) yang kayaknya ada unsur korupsi gan. Nih gan penampakannya bus PSSI:
Oh ya gan, rumah saya tuh deket tempat pelatihan timnas U-19 gan, makanya sering ketemu bis ini gan.
Back to the topic. Kenapa saya bilang ini bis ada unsur korupsi?? Bergini gan, agan tau kan ane bismania, jadi ane tau tentang bus itu. Makanya ane penasaran sampai ane googling ternyata hasilnya mengejutkan gan, bis ini harganya Rp 1,3 miliar (biasa kali kalo bis harganya segitu) Bukan itu gan masalahnya, bis ini tuh bis bekas dari PO Manggala gan, masa bus bekas harganya Rp 1,3 miliar gan, biasa bus bekas tuh harganya kurang lebih Rp 670 juta. Bis ini mempunyai mesin Mercedes Benz OH 1521 Intercooler  /OM 366LA (mesin jadul tahun 1995) dan fasilitas di bis ini hanya kursi berkonfigurasi 2-2 dan AC (gak ada fasilitas toilet, air suspension, apalagi wifi). Bis ini memiliki body Socrpion King buatan Karoseri Tentrem di Malang.
Bis ini mempunyai livery berwarna putih dan gambar garuda merah di belakang serta bertulisan ONE NATION TEAM yang berharga Rp 10 juta buat livery itu. Coba agan bayangkan yang seharusnya bus berharga Rp 1,3 miliar itu baru dan berfasilitas Seat 2-2, AC, Toilet, Air Suspension, Leg rest, dan bermesin Mercedes Benz OH 1526/Hino RN 285 atau Golden Dragon XML6127D52, bukan bus bekas tahun 1995 (body baru). Coba perhitungkan, harga 1 bus bekas Rp 670 juta dan pembuatan livery Rp 10 juta, jadi total untuk meminang bus bekas itu hanya Rp 680 juta, bukan Rp 1,3 miliar. Jadi kalau itu benar oknum PSSI telah mengambil uang sebesar Rp 620 juta gan. Tapi ini hanya pendapat dari ane, jadi tergantung agan mau percaya atau tidak.
Sekian dari saya tentang bus PSSI ini. Selamat ketemu lagi gan J

Sabtu, 27 Juni 2015

Kisah owner Po. Haryanto

Kisah owner Po. Haryanto

Halo gan, berjumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan berbagi informasi tentang Pak H.Haryanto, owner Po.Haryanto.Ini dia gan foto H.Haryanto:
(maaf gan pecah gambarnya soalnya dari Google, ane belum pernah ketemu beliau gan)
Sebelumnya agan tau gak apa itu Po.Haryanto. Po.Haryanto adalah Perusahaan Otobus yang beroperasi dengan trayek Merak-Tangerang-Jakarta-Semarang-Kudus-Pati-Tayu-Jepara atau Tangerang-Boyolali-Klaten-Kartosuro-Sragen-Madiun-Surabaya-Madura, dll. Po.Haryanto berpusat di Kota Tangerang, tetapi pool/garasi bus berpusat di Desa Ngembal, Kudus. Ini dia gan beberapa penampakan bus Po.Haryanto:

(Ini ex bus Symphonie yang dibeli Haryanto)







Btw ane Bismania gan, pecinta bus gitu, ane juga Haryanto Mania gan. Ok, Back to the topic, di sini ane pengen memperkenalkan owner bus tersebut, yaitu H.Haryanto, ane ngefans banget gan sama beliau, ane ngefans dari kisah perjuangan beliau dari keluarga kurang mampu saat kecil menjadi pengusaha bus gitu gan. Saat kecil, beliau dididik untuk bekerja keras gan, dari penggembala sapi, berjualan es, dan jadi tukang ngarit untuk menambah kelangsungan hidup keluarganya. Oh ya, H.Haryanto adalah anak keenam dari sebelas bersaudara. Meski ulet, ternyata beliau juga bandel loh gan, beliau tidak menyelesaikan sekolahnya di STM (Sekolah Teknik Menengah) gara-gara gak cocok gitu gan, beliau lalu kabur dari rumah dan merantau ke Tangerang. “Saya akan mengubah nasib” begitu tekadnya beliau kala itu, berbekal tekad dan semangat yang kuat, beliau hijrah ke Tangerang dan mendaftar sebagai anggota TNI gan.
Sejak kecil beliau bercita-cita memakai seragam loreng dan memanggul senjata. Cita-citanya itu akhirnya kesampaian pada tahun 1979, beliau bekerja di Angkatan Udara Kostrad di Tangerang gan. “Saya dididik jadi jadi pengemudi, tugas saya mengangkut alat-alat berat, meriam, beras untuk konsumsi dan perminyakan” kenang H.Haryanto. Oh ya, penghasilan beliau waktu itu hanya Rp 18.000/bulan gan.
Beliau juga kerja sambilan menjadi supir angkot gan, karena sudah bekerja dan mengantongi gaji, beliau memberanikan diri untuk menikah pada tahun 1982. Tetapi, gaji belasan ribu per bulan itu tak mencukupi kehidupannya. Bahkan rumah sewa yang berukuran 3x4 meter itu tak mampu ia bayar. “untuk bayar rumah sewa saja saya ngutang” kenangnya. Kepepet dengan keuangan yang kurang itu justru mempertebal semangat H.Haryanto untuk mencari kerja sampingan. Pada tahun 1984, dengan modal uang tabungan kurang dari Rp 1 juta, Haryanto membeli sebuah angkot Daihatsu. Beliau pun lalu menjadi supir bagi angkotnya. Waktu itu rute yang ia tempuh adalah Anyar-Serpong (Dulu masih Kebun Karet). Di sela-sela waktu bekerja sebagai supir kendaraan militer di kesatuannya, Haryanto pun meluangkan waktunya untuk menyopiri angkotnya. Beliau menyopir angkotnya pada pukul 15.00-16.00, kemudian bekerja di Kostrad hingga pukul 19.00. Selepas pukul 22.00 ia mengemudikan angkotnya hingga dini hari. Suka tak suka H.Haryanto harus mengurangi waktu tidurnya demi menafkahi istrinya dan ketiga anaknya. Berkat rajin menyopiri angkotnya, tahun-tahun berikutnya H.Haryanto menambah armada angkotnya dari uang yang ia sisihkan.
Beliau juga bekerja sambilan di perwakilan bus PO Sumber Urip (pantesan dia jago di perusahaan bisnya) dari 1990-2000. Angkotnya terus bertambah hingga 100 unit. “Alhamdulillah sekarang saya memiliki jalur angkot hampir seluruh wilayah Tangerang”, ungkapnya penuh syukur. Saat ini ada 150 angkot yang ia miliki. Pada tahun 1990 beliau membuka satu gerai showroom mobil di Tangerang yang khusus untuk mejual angkot dari beragam karoseri. Gerai ini tah membutuhkan modal banyak, hanya modal lahan dan kepercayaan. “Modalnya hanya kepercayaan” ungkap H.Haryanto. Karena mengurusi putaran roda bisnisnya akhirnya H.Haryanto keluar dari kesatuannya ketika usianya 43 tahun dengan pangkat terakhir Kopral Kepala.
Sejak pensiun itulah H.Haryanto membuka Po.Haryanto. Waktu itu H.Haryanto mendapatkan kucuran dana dari Bank BRI sekitar Rp 3 miliar dan uang itu ia gunakan untuk membeli bus dari lelang yang harganya Rp 800 juta per unit. Bus itu hanya melayani rute Cikarang-Cimone dengan kelas ekonomi non ac.
Sayangnya , bus jurusan tersebut sepi penumpang dan dialihkan ke rute Jakarta-Kudus-Jepara-Pati dengan kelas AC Eksekutif. Demi menjaga kualitas, H.Haryanto sering mendidik sopirnya agar tidak ugal-ugalan dan diprotes penumpang. Oh ya, H.Haryanto juga mewajibkan supirnya agar sholat 5 waktu lho, nih gan penampakannya:
Walaupun sudah menjadi juragan bis, H.Haryanto sering ke terminal untuk mengecek kondisi bus dan bahkan sering menyamar menjadi supir untuk mendengarkan keluhan penumpangnya gan. Karyawannya pun sekarang sudah lebih dari 500 orang dan sudah mempunyai armada bus sekitar 100 unit. “Saya gak nyangka sekarang bisa menjadi pengusaha”.
Oh ya gan, sekarang cita-citanya H.Haryanto adalah memberangkatkan seluruh karyawannya untuk naik haji gan. H.Haryanto juga mampunyai 2 rumah makan di pantura, yaitu RM Patok Beusi dan RM Menara Kudus untuk servis makan penumpang busnya dan juga untuk umum, dan beliau juga mempunyai SPBU pribadi untuk busnya dan umum. Selain itu setiap bus Po.Haryanto juga ada sholawat nabi agar setiap armadanya selalu dilindungi Allah.swt dari berbagai macam bahaya.
Sekian dari catatan saya, semoga kita bisa mengambil hal yang baiknya saja. Bye gan J



Selasa, 23 Juni 2015

Fungsi Lain Benda Pada Bis Malam

Halo gan, berjumpa lagi dengan saya. Kali ini saya akan membahas tentang Fungsi Lain Benda Pada Bis Malam J. (Bis lagi, bis lagi) maaf gan ane cuma tau tentang bis heheheh...
Fungsi Lain Benda Pada Bis Malam
1. Strobo
For Penampakan Strobo
Selain berfungsi sebagai hiasan pada bis, strobo ini berfungsi untuk menyalip kendaraan di depan, biasanya sih memakai lampu dim, tetapi kalau kendaraan di depan masih ngeyel biasanya memakai klakson, tetapi kalo masih ngeyel juga akhirnya memakai strobo, biasanya langsung ngasih jalan tuh kalo udah make strobo. Selain untuk menyalip, strobo ini berfungsi untuk buka jalur. Buka jalur adalah ketika keadaan jalan macet panjang, supir bis ini akan melawan arah, ketika melawan arah strobo ini dinyalakan untuk memberitahu bahwa ada kendaraan lain di depannya, yah walaupun agak silau dikit sih hehehe..
  
2.  Sekat Pintu
For Penampakan Sekat Pintu
Sekat pintu ini brfungsi sebagai pembatas antara ruang kemudi supir dan ruang penumpang, tetapi ada kelebihan dan kekurangan pada sekat ini
Kelebihan:
-          penumpang akan terjaga keamanannya karena sekat ini berfungsi sebagai pemisah antara supir dan penumpang
-          supir juga bisa bebas ngerokok dan mengobrol sama kernetnya karena sekat pintu ini meredam suara antara penumpang dan supir
Kekurangan:
-          kursi yang di deket sekat pintu otomatis menjadi sedikit sempit karena sekat pintu ini
-          ketika terjadi kecelakaan atau kebakaran pada bis dan supir beserta kernetnya melarikan diri, otomatis sekat pintu ini akan menghalangi keluar para penumpang dari dalam bis

3.  Toilet
For Penampakan Toilet
Selain untuk buang air kecil, toilet pada bis ternyata mempunyai fungsi lain, yaitu untuk penumpang sembunyi agar tidak ditagih uangnya dan dari beberapa kasus adalah menyembunyikan penumpang gelap, biasanya sih penumpang gelapnya bayarnya ke supir biar ada tambahan lebih dari supirnya.

4.  Smoking Area
For Penampakan Smoking Area
Smoking area adalah tempat khusus untuk penumpang atau supir untuk merokok, di smoking area terdapat dua tempat duduk untuk perokok tersebut. Namun, fungsi lain dari smoking area adalah untuk penumpang bila bangku di bus tersebut habis akan diberi tempat duduk di smoking area atau bila alternatif untuk menaruh barang-barang kalau tidak muat ditaruh bagasi atas atau bawah pada bis.

5. Pintu Supir
For Penampakan Pintu Supir
Udah pada tau kan fungsi pintu supir buat apa, jadi gak usah dijelasin yah hehehe. Fungsi lain dari pintu supir adalah untuk evakuasi darurat kalau pintu penumpang yang di sebelah kiri macet, jadi alternatifnya memakai pintu supir, tetapi pada bis jaman sekarang banyak yang menghilangkan pintu supir agar supir bertanggung jawab ketika kecelakaan dan tidak bisa kabur melewati pintu supir ketika kecelakaan. Penampakan bis yang tidak ada pintu supirnya:
For Penampakan Bis Non Pintu Supir

Itulah beberapa fungsi lain benda pada bis, sekian dari saya, semoga berjumpa lagi :)